BORNEONEWS, Palangka Raya – Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah (Kalteng) segera dikukuhkan. Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) yang dijadwalkan melantik Ketua DAD Kalteng Agustiar Sabran dan jajarannya tersebut di Palangka Raya, pekan depan.
“Pengurus DAD Kalteng periode 2016-2021 akan dilantik pada 17 Desember 2016, direncanakan akan dilaksanakan di Istana Isen Mulang (IIM). Presiden MADN dijadwalkan hadir,” tutur Ketua Pantia Pelaksana Pelantikan Guntur Talajan, Jumat (9/12/2016).
Didampingi pengurus DAD Kalteng, Hasanudin, disela-sela kesiapan rencana pengukuhan tersebut di IIM, Guntur mengatakan, persiapan pengukuhan pengurus DAD sudah 80%. Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan beberapa pihak di luar DAD, karena nantinya kegiatan juga dirangkai Karnaval Kebhinekaan di Palangka Raya.
“Usai pelantikan, langsung dilanjutkan dengan rapat kerja di Betang Hapakat selama dua hari 18-19 Desember yang diikuti oleh DAD Kabupaten/Kota untuk menyusun program tahun 2017,” timpal Hasanuddin.
Guntur yang kini menjabat Kepala Dinas Sosial Kalteng ini juga mengungkapkan, DAD Kalteng akan turut berpartisipasi menyemarakkan kegiatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.
Ia sebagai koordinator pawai budaya se-Kalteng dan pawai lintas agama, lintas etnik, budaya, yang kemudian bergabung pada puncak acara perintatan HKSN Nasional tersebut, meminta agar DAD Kabupaten/Kota mengirimkan satu kontingen peserta pawai termasuk, paguyuban lintas etnis dan lintas agama, untuk mengikuti pawai.
Pawai tersebut, terangnya, dilaksanakan pada 20 Desember dari Bundaran Besar berakhir di Stadion Senaman Mantikai. Ratusan sanggar se Kalteng juga dipersiapkan untuk mengikuti pawai. Selain itu sekolah-sekolah pun akan unjuk kebolehan dalam rangka memeriahkan pawai budaya.
“Pawai budaya DAD ini diperkiraan sebanyak 2.000 peserta. Kita doakan semoga Pak Presiden Jokowi hadir dan membuka kegiatan saat puncak acara HKSN tersebut,” harap Guntur. (ROZIKIN/m)








