SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab suhu udara panas di Kabupaten Kotawaringin Timur yang dirasakan masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Suhu udara di wilayah ini bahkan tercatat mendekati 34 derajat Celsius.

Prakirawan BMKG, Alfa Centauri, mengungkapkan bahwa kondisi panas tersebut dipicu oleh adanya wilayah bertekanan rendah yang berada di atas dan di bawah wilayah Indonesia.

“Daerah bertekanan rendah ini menarik massa udara di sekitarnya. Akibatnya, pertumbuhan awan di wilayah Kotim menjadi berkurang karena massa udara tertarik ke area bertekanan rendah tersebut,” kata Alfa, Rabu, 21 Januari 2026.

Kondisi ini berdampak pada meningkatnya suhu udara, karena minimnya awan menyebabkan radiasi matahari langsung mengenai permukaan bumi sepanjang hari.

BMKG mencatat suhu udara tertinggi di Kotim dalam beberapa hari terakhir mencapai 33,8 derajat Celsius, yang terpantau pada 14 Januari 2026.

BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Kotim dalam sepekan ke depan relatif stabil. Cuaca diprediksi cerah hingga berawan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondisi tubuh di tengah suhu panas, dengan memperbanyak konsumsi air putih, menghindari aktivitas berat di luar ruangan pada siang hari, serta menggunakan pelindung diri seperti topi saat beraktivitas. (DEWI PATMALASARI/R)