BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Muhajirin mengajak bank pembangunan daerah di provinsi ini untuk terus melakukan perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan dalam menghadapi persaingan dengan bank umum dan bank besar BUMN.
Bank pembangunan daerah yang lebih dikenal sebagai Bank Kalteng setiap tahun menerima penyertaan modal yang tidak sedikit dari pemerintah daerah.
Muhajirin menyampaikan bahwa modal saham tersebut diharapkan dapat dimaksimalkan untuk memperkuat kinerja Bank Kalteng.
"Kami sudah rapat dengan Bank Kalteng, dan hal ini juga sudah kami ingatkan. Sekarang di tahun 2026 ini, bank daerah ini diminta bisa berbenah supaya bisa lebih baik lagi," ujarnya, Rabu, 21 Januari 2026.
Menurut politikus Partai Demokrat ini, setidaknya ada tiga hal yang perlu menjadi perhatian utama. Pertama, memperkuat permodalan sebagai langkah strategis agar Bank Kalteng tetap kuat dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta dunia usaha.
Kedua, Bank Kalteng harus melakukan perbaikan secara internal dengan memperkuat kualitas sumber daya manusia di semua lini kerja.
Sedangkan poin ketiga adalah mengembangkan digitalisasi layanan sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat saat ini.
"Ini kalau mau bicara bersaing dengan bank-bank lain, ya harus bisa berbenah dulu. Karena orang sekarang cari yang bagus, yang bisa dipercaya dan lain sebagainya yang menarik," jelas Muhajirin.
Ia menegaskan bahwa dengan persaingan yang semakin ketat, Bank Kalteng harus tetap optimis menghadapi tantangan, dengan catatan rasa optimis tersebut harus diimbangi dengan kerja nyata agar target peningkatan kinerja setiap tahun lebih terlihat.
"Ya memang harus disadari persaingan itukan dijadikan dorongan untuk lebih maju. Karena itu, inovasi perlu dan kualitas perlu untuk membangun kepercayaan publik," pungkasnya. (PATHUR/R)









