PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Warga sekitar Jalan Tjilik Riwut Kilometer 7,8 Kelurahan Bukit Tunggal Kota Palangka Raya terpukau dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam toilet sebuah toko sembako pada Rabu, 21 Januari 2025 siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Korban yang berprofesi sebagai sopir angkutan barang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tertelungkup.

Dikutip dari informasi di lapangan, peristiwa dimulai sekitar pukul 13.00 WIB ketika korban meminta izin kepada pemilik toko untuk menggunakan toilet. Sebelumnya, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya yang menurun, terutama rasa sakit hebat di bagian perut.

Setelah hampir 30 menit tidak keluar dari kamar mandi, pemilik toko beserta karyawan yang merasa khawatir kemudian meminta bantuan warga dan relawan untuk mengecek kondisi di dalam.

"Pintu toilet sempat didobrak oleh relawan dari BPBD. Saat diperiksa, korban sudah tidak bergerak dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan," ujar Kabag Ops Emergency Response Palangka Raya, Yustinus Exaudi.

Setelah memastikan kondisi korban, tim relawan ERP dan BPBD segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Personel kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan area dan menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari bukti penunjang penyebab kematian.

"Saat ini jenazah masih berada di lokasi kejadian menunggu prosedur olah TKP selesai dilakukan oleh petugas kepolisian," tambahnya.

Rencananya, setelah proses evakuasi di lokasi selesai, jenazah akan dievakuasi ke Ruang Kamboja RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk menjalani visum et repertum guna memastikan penyebab pasti kematian, apakah murni karena sakit atau ada faktor lain.

"Hingga saat ini identitas resmi korban masih dalam proses pendataan oleh pihak berwajib," pungkasnya. (PATHUR/j)