JAKARTA –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong peningkatan kepatuhan pajak masyarakat dengan membuka layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara keliling. Layanan ini digelar langsung di lokasi publik agar warga dapat menunaikan kewajiban pajaknya dengan lebih mudah dan cepat.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Barito Utara, Agus Siswadi, mengatakan pihaknya menugaskan Bidang PBB untuk turun langsung ke lapangan sebagai bentuk pelayanan jemput bola kepada masyarakat.

“Mulai Senin sampai Rabu, layanan pembayaran PBB kami buka di kawasan Pasar Dermaga Muara Teweh. Tujuannya agar masyarakat tidak kesulitan dan bisa membayar pajak tanpa harus datang ke kantor BPPD,” ujar Agus, Rabu, 21 Januari 2026.

Ia menegaskan, kehadiran layanan PBB keliling diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta kepatuhan wajib pajak, sekaligus berkontribusi pada optimalisasi pendapatan daerah yang menjadi penopang pembangunan.

“Dengan pelayanan langsung seperti ini, kami berharap partisipasi masyarakat dalam membayar PBB semakin meningkat,” katanya.

Layanan pembayaran PBB keliling tersebut dilaksanakan selama tiga hari, yakni 19–21 Januari 2026, bertempat di area Terminal Pasar Dermaga Muara Teweh. Waktu pelayanan dibuka mulai pukul 07.30 hingga 15.30 WIB.

Kegiatan ini menyasar warga RT 009 Kelurahan Lanjas, khususnya di kawasan Jalan Yetro Sinseng, Jalan Akasia, Jalan Meranti, serta masyarakat di sekitar kawasan Dermaga. Melalui skema ini, warga tidak perlu lagi mendatangi kantor BPPD untuk melakukan pembayaran PBB.

Ketua RT 009 Kelurahan Lanjas, Suharlin, mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang membuka layanan pembayaran pajak di wilayahnya. Menurut dia, lokasi layanan yang strategis sangat membantu warga.

“Kami mengajak seluruh warga RT 009 untuk memanfaatkan kesempatan ini. Lokasinya mudah dijangkau dan pelayanannya praktis, jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda pembayaran PBB,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Rani, salah seorang warga kawasan Dermaga Muara Teweh. Ia mengaku layanan tersebut sangat memudahkan masyarakat yang memiliki aktivitas harian di sekitar pasar.

“Pelayanannya cepat dan jelas, lokasinya juga dekat dengan aktivitas kami. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” katanya.

Sebagai informasi, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Barito Utara pada 2025 tercatat mencapai Rp142,39 miliar atau sekitar 94,46 persen dari target sebesar Rp150,7 miliar.