BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dan bekerja sama dalam mengawal pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan atau SNLIK Tahun 2026.
"SNLIK merupakan kegiatan strategis yang melibatkan kolaborasi antara OJK, BPS, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta akan dilaksanakan secara serentak di 38 provinsi dan seluruh kabupaten/kota di Indonesia," kata Agnes pada Rabu, 21 Januari 2026.
Oleh karena itu, lanjutnya, diperlukan komitmen dan kerja sama yang solid antar pemangku kepentingan maupun petugas survei untuk memastikan terselenggaranya kegiatan ini dengan baik.
"Melalui sinergi tersebut, diharapkan kualitas data yang dihasilkan semakin akurat dan mampu menyajikan indeks literasi serta inklusi keuangan hingga ke level provinsi, sehingga dapat menjadi dasar evaluasi dan perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran," tuturnya.
Hal ini disampaikan Agnes dalam rapat koordinasi daerah Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan atau SNLIK Tahun 2026 bertempat di Kantor BPS Provinsi Kalimantan Tengah pada Selasa, 20 Januari 2026.
Hadir pada kegiatan ini antara lain Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti,Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, dan Seluruh Kepala BPS Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/j)









