MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat koordinasi di bidang ketenagakerjaan dan pemagangan dengan pihak swasta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan terpenuhinya hak dan kewajiban tenaga kerja sekaligus mendorong penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Nakertranskop UKM) Barito Utara, M Mastur, mengatakan penguatan koordinasi tersebut dilakukan melalui kunjungan langsung ke perusahaan.

“Kegiatan ini difokuskan pada koordinasi ketenagakerjaan, pelaksanaan Program Pemagangan Dalam Negeri (PDN), serta monitoring Bulan K3 Nasional 2026,” ujarnya di Muara Teweh, Rabu, 21 Januari 2026.

Ia menjelaskan, kunjungan dilakukan ke perusahaan tambang batu bara di wilayah TCM–PT Bharinto Ekatama (BEK), Muara Bunyut–Melak, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan penyelenggaraan ketenagakerjaan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, kunjungan juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan dalam pengelolaan ketenagakerjaan.

“Program pemagangan harus benar-benar menjadi sarana pembelajaran yang berkualitas bagi peserta, bukan sekadar formalitas. Karena itu, kami melakukan pemantauan langsung agar pelaksanaannya sesuai aturan,” tegas Mastur.

Ia menambahkan, monitoring penempatan peserta pemagangan penting dilakukan untuk memastikan program tersebut memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan keterampilan, pengalaman kerja, serta kesiapan peserta memasuki dunia kerja.

Dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, Disnakertranskop UKM Barito Utara juga mendorong perusahaan agar terus memperkuat budaya K3 di lingkungan kerja masing-masing.

“Penerapan K3 bukan hanya kewajiban perusahaan, tetapi kebutuhan bersama untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan produktif,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Mastur berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan PT BEK dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam mendukung perlindungan tenaga kerja serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Sinergi pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam mewujudkan iklim ketenagakerjaan yang kondusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.