BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Kapuas, khususnya sepanjang tahun 2025.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Olah Lahan dan Tanam yang digelar Kementerian Pertanian RI, Rabu, 21 Januari 2026.
"Dukungan tersebut meliputi bantuan alat dan mesin pertanian seperti traktor roda dua dan roda empat, rotavator, combine harvester, rice transplanter, drone pertanian, serta bantuan sarana produksi pertanian untuk kegiatan cetak sawah rakyat dan optimalisasi lahan," ungkap Wabup.
Wabup juga memaparkan progres Program Strategis Nasional di Kabupaten Kapuas yang terus menunjukkan hasil signifikan. Pada tahun 2024, optimalisasi lahan telah mencapai 28.942 hektare dan cetak sawah rakyat seluas 4.220 hektare.
Sementara pada tahun 2025, program tersebut mencakup optimalisasi lahan seluas 2.990 hektare, cetak sawah rakyat seluas 41.000 hektare melalui skema kontraktual, serta 5.211 hektare melalui swakelola.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini harus terus diperkuat agar seluruh potensi lahan di Kabupaten Kapuas dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Menutup sambutannya, Wabup Dodo menyatakan optimisme bahwa dengan ketekunan, tekad yang kuat, dan kerja sama yang baik, Kabupaten Kapuas dapat semakin dikenal sebagai lumbung pangan, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional, serta menjadi pilar penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (SABRIANOOR/H)









