BORNEONEWS, Pangkalan Bun -  Usulan pihak Kecamatan Arut Selatan (Arsel) tentang adanya penambahan anggaran, khususnya untuk tujuh kelurahan yang di bawahinya mendapat tanggapan positif dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Camat Arsel, Rody Iskandar mengatakan, pihaknya mendapat tambahan angggaran untuk kelurahan.

"Kami belum tahu berapa nilai pasti yang akan dikucurkan. Kemungkinan kisaran 250-500 juta," terang Rody kepada Borneonews, Minggu (11/12/2016) via telepon selular,  Minggu (11/12/2016)

Untuk itu, lanjut Rody, ia berencana akan mengundang pihak kelurahan untuk membicarakan tentang adanya penambahan anggaran untuk kelurahan. Nantinya, Rody meminta ke pihak lurah agar menyusun draf atau rencana yang terkait kegiatan operasional dan kegiatan lainnya.

Ia berharap, adanya penambahan anggaran untuk pihak kelurahan bisa berkelanjutan hingga tahun-tahun yang akan datang. 

"Kita berharap adanya dana untuk kelurahan bisa dialokasikan setiap tahun,"harapnya.

Menurut Camat Arsel, Rody Iskandar, usulan penambahan anggaran yang ditujukan ke kelurahan dilatarbelakangi adanya kecemburuan dari pihak kelurahan terhadap pihak desa.

Pihak lurah merasa cemburu ke pihak desa lantaran desa sudah memiliki anggaran sendiri dari pemerintah pusat melalui ADD. Namun, mereka masih mendapat bantuan atau atau anggaran melalui Musrenbang. Sementara pihak kelurahan tidak mendapat kewenangan khusus terkait anggaran layaknya pihak desa untuk mengelola urusan di kelurahan. Sementar dana untuk kelurahan masih masuk atau menjadi satu dengan anggaran kecamatan.

Hal inilah yang menjadi dasar pihak kecamatan meminta adanya tambahan anggaran untuk kelurahan.

"Desa itu sejajar dengan kelurahan. Desa dapat dana khusus, kenapa kelurahan tidak? Ya, mungkin inilah alasan mereka meminta ada dana yang dianggarkan sendiri untuk kelurahan," ujarnya. (M IWANUDDIN/m)