BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Bandara Kuala Pembuang terus meningkatkan kesiapsiagaan personel melalui kegiatan latihan rutin yang digelar secara berkala.
Latihan ini menjadi sarana penting untuk menguji kesiapan seluruh petugas dalam memberikan pelayanan penyelamatan apabila terjadi kejadian (incident) atau kecelakaan (accident) pesawat udara di lingkungan Bandara Kuala Pembuang.
Kepala Kantor UPBU Kelas III Kuala Pembuang, Huntal Purba, mengatakan bahwa latihan rutin tersebut merupakan bagian dari komitmen jajarannya dalam menjaga standar keselamatan penerbangan.
“Latihan rutin Unit PKP-PK ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan seluruh personel dalam penanganan apabila terjadi incident atau accident di Bandara Kuala Pembuang,” ujar Huntal Purba, Kamis, 22 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tidak hanya bergantung pada prosedur, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, keandalan peralatan, serta kecepatan respon petugas di lapangan.
“Kesiapan personel, keandalan peralatan, dan kecepatan respon merupakan kunci utama dalam menghadapi situasi darurat penerbangan di bandara. Ini juga bagian dari upaya kami memberikan pelayanan optimal bagi maskapai dan pengguna jasa bandar udara,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan, unit kerja PKP-PK merupakan unsur wajib yang harus ada di setiap bandar udara. Unit ini memiliki peran vital dalam memberikan pelayanan penyelamatan terhadap pesawat udara yang mengalami kejadian maupun kecelakaan.
“Keselamatan dalam penerbangan menjadi hal terpenting. Dengan kegiatan latihan rutin ini, diharapkan seluruh personel Unit PKP-PK Bandara Kuala Pembuang selalu siap setiap saat untuk diterjunkan melaksanakan tugasnya dengan baik,” tandas Huntal Purba. (FAHRUL/y)









