BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng) I Putu Murdiana melakukan pemantauan ke Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya.
Kegiatan monitor ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan tetap terjaga dalam kondisi aman dan kondusif.
Dalam kunjungan langsung tersebut, Kakanwil I Putu Murdiana meninjau sejumlah area strategis yang menjadi prioritas dalam pengelolaan lapas. Beberapa area yang dikunjungi meliputi blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dapur, klinik, serta sarana prasarana penunjang keamanan yang ada di kompleks lapas.
Selain melakukan tinjauan fisik, Kakanwil juga melaksanakan sesi dialog dengan seluruh petugas lapas serta beberapa perwakilan WBP.
"Tujuan dari dialog ini adalah untuk memastikan bahwa pelayanan pemasyarakatan yang diberikan berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh Ditjenpas.," katanya, Kamis, 22 Januari 2026.
Kakanwil Ditjenpas Kalteng menegaskan pentingnya melakukan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran petugas untuk selalu meningkatkan tingkat kewaspadaan serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas harian.
Menurutnya, sinergi yang erat antar petugas menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, serta berbasis pada nilai-nilai humanis.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus menjaga stabilitas keamanan di dalam lembaga.
Selain itu, pihak lapas juga bertekad memberikan pembinaan dan pelayanan terbaik kepada seluruh WBP yang berada di bawah asuhan mereka.
Seluruh kegiatan pengamanan dan program pembinaan dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung terciptanya suasana kondusif.
Melalui kegiatan pemantauan kali ini, diharapkan pelaksanaan tugas pemasyarakatan di Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya dapat berjalan semakin optimal.
"Semua upaya yang dilakukan juga diharapkan sejalan dengan arahan dari pimpinan dan program kerja Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan di Indonesia," pungkasnya. (PATHUR/y)









