BORNEONEWS, Muara Teweh - Dengan selesainya pembangunan Batara Expo 2016 di Stadion Swakarya, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut), lapangan sepak bola yang menjadi tempat kegiatan menjadi rusak parah. Lapangan sepak bola tersebut berlumpur karena dilaluli kendaraan roda dua maupun roda empat dan roda enam, ditambah lagi hujan dalam beberapa hari ini membuat banyak genangan air dan kubangan lumpur.

Selain merusak lapangan juga, banyak sampah-sampah yang beserakan dan bahkan banyak paku-paku bekas pembongkaran stand yang berhamburan dilapangan. Hal itu akan berdampak apabila lapangan sepak bola tersebut digunakan para pemain sepak bola.

Padahal sebelumnya, Bupati Barito Utara telah merencanakan lapangan sepak bola stadion Swakarya ini sebagai lapangan bola yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018.

Beberapa waktu lalu, setelah turnamen sepakbola Bupati Cup 2016, pada 27 September 2016 lalu, Bupati Barito Utara mengatakan Pemerintah Kabupaten rencananya akan melakukan pemugaran dan pembenahan terhadap stadion Swakarya Muara Teweh untuk memenuhi standar lapangan sepak bola pada ajang Porprov 2018 mendatang.

Pada kesempatan itu Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah mengatakan bahwa dalam waktu dekat pemerintah melalui instansi terkait akan melakukan perbaikan terhadap rumput dilapangan sepak bola stadion Swakarya tersebut dengan rumput yang berstandar nasional.

“Sehubung dengan hal tersebut, jika lapangan itu nantinya dilaksanakan pengerjaannya, maka masyarakat atau para atlet sepak bola diminta untuk tidak menggunakan lapangan tersebut sementara waktu, sampai dengan lapangan itu nantinya selesai diperbaiki atau lapangan bola tersebut benar-benar fungsional,” katanya. (AGUS SIDIK/N).