BORNEONEWS, Palangka Raya - Rapat Kerja Nasional XVII Apkasi di Batam menjadi panggung bagi Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP untuk menegaskan perannya dalam mendukung Asta Cita pembangunan nasional.
Dalam forum bertema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera” itu, BPDP menyoroti pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam mengelola dana perkebunan secara berkelanjutan.
Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Hidayat Syahruddin, menekankan bahwa dana perkebunan tidak semata ditujukan untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi daerah.
“Kami ingin dana perkebunan benar-benar menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat di wilayah penghasil,” katanya dalam rilis pada Jumat, 23 Januari 2026.
Menurut Normansyah, optimalisasi dana perkebunan difokuskan pada komoditas kelapa sawit, kelapa, dan kakao yang memiliki nilai strategis nasional.
Ketiganya dinilai berkontribusi besar terhadap ketahanan ekonomi daerah, khususnya di wilayah perdesaan.
“Komoditas ini adalah tulang punggung ekonomi di banyak kabupaten,” ujarnya.
Ia memaparkan bahwa Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menjadi salah satu instrumen utama BPDP. Hingga akhir 2025, program tersebut telah menjangkau lebih dari 180 ribu pekebun dengan luasan 408 ribu hektare.
“PSR tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga mendorong praktik perkebunan berkelanjutan,” jelas Normansyah lagi.
Di luar PSR, BPDP juga mengalokasikan dana untuk pembangunan infrastruktur kebun, penyediaan alat pascapanen, mesin pertanian, hingga sertifikasi ISPO.
Langkah ini disebut sebagai upaya memperkuat daya saing perkebunan rakyat di tengah tantangan pasar global. “Efisiensi dan kualitas menjadi kunci agar produk kita mampu bersaing,” tambahnya.
Pada komoditas kelapa dan kakao, BPDP mendorong peremajaan tanaman, peningkatan mutu hasil, serta penguatan hilirisasi dan rantai nilai. Normansyah menegaskan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah kabupaten.
“Sinergi daerah sangat menentukan agar dana perkebunan tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.(TESTI PRISCILLA)









