BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Owner Citra Borneo Indah (CBI) Group, H. Abdul Rasyid AS, menekankan pentingnya pengawasan dan pencegahan sejak dini kepada seluruh jajaran manajemen dalam kegiatan Kick Off Annual Budget 2026 CBI Group yang digelar di Ballroom Hotel Mercure Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat, 23 Januari 2026.
Abdul Rasyid AS meminta agar seluruh level manajemen, mulai dari level bawah hingga pimpinan tertinggi, aktif melakukan kontrol internal untuk mencegah terjadinya pelanggaran.
“Jangan tunggu diaudit baru terperangah. Kalau ada tanda-tanda dari asisten sampai GM, harus sudah ada kontrol dan pencegahan,” tegasnya.
H. Abdul Rasyid AS juga secara khusus meminta auditor internal serta jajaran direksi untuk bersikap tegas dan adil dalam menindak setiap bentuk pelanggaran yang terjadi di lingkungan perusahaan.
“Kalau mau korupsi jangan di perusahaan ini. Lebih baik pindah ke perusahaan lain karena di sini tidak ada tempat untuk korupsi dan manipulasi,” jelasnya.
H. Abdul Rasyid AS mengingatkan bahwa CBI Group tidak hanya bergerak di sektor perkebunan, tetapi juga merambah bidang shipping, kontraktor, perbankan, peternakan, serta berbagai usaha lainnya dengan latar belakang karyawan yang sangat beragam.
“CBI Group ini rumah kita bersama, tempat kita mencari rezeki. Maka mari kita jaga bersama dan selesaikan permasalahan dengan baik dan benar,” jelasnya.
H. Abdul Rasyid AS menyampaikan optimisme bahwa CBI Group akan terus berkembang melalui kekompakan dan integritas seluruh jajaran manajemen dan karyawan.
“Sekarang kesempatan emas untuk memperbesar usaha kita. Dari kebersamaan kita, saya yakin CBI Group bisa semakin besar,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/R)









