BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Bumitama Gunajaya Agro (BGA) kembali mewujudkan komitmennya dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat melalui peresmian Sekolah Desa Berdaya di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Rabu, 22 Januari 2026.
Program ini menjadi bagian dari strategi perusahaan, dalam memperkuat pembangunan berbasis sumber daya manusia di sekitar area operasional perkebunan kelapa sawit.
Peresmian tersebut bertepatan dengan satu tahun berdirinya Sekolah Desa Berdaya Nanga Tayap di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Kegiatan dihadiri perwakilan Bappenas, jajaran pemerintah daerah, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta tokoh adat sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap program pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Manajemen BGA, Prianto P.S, menjelaskan bahwa Sekolah Desa Berdaya merupakan bagian dari rencana strategis perusahaan, untuk mempersiapkan ketahanan ekonomi masyarakat sekitar perkebunan yang mulai memasuki fase peremajaan (replanting).
Menurutnya, program ini diarahkan pada penguatan diversifikasi ekonomi berbasis kearifan lokal dan pengembangan peluang usaha non-sawit.
“Sekolah Desa Berdaya kami rancang untuk membekali masyarakat agar memiliki keterampilan dan pilihan ekonomi yang lebih luas, sehingga tetap tangguh menghadapi perubahan ekonomi dan sosial di masa mendatang,” ujar Prianto.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyambut positif peresmian tersebut. Asisten I Sekretariat Daerah Kobar, Tengku Ali Syabana, yang mewakili pemerintah daerah, menyatakan bahwa kehadiran Sekolah Desa Berdaya menjadi harapan baru, dalam mempercepat pembangunan daerah melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.
“Program ini selaras dengan arahan bupati agar perusahaan turut berperan aktif sebagai salah satu komponen dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujarnya.
Sekolah Desa Berdaya Kotawaringin diketahui telah mulai beroperasi sejak Juli 2025. Hingga kini, program tersebut telah melibatkan lebih dari 500 warga di sekitar wilayah operasional BGA di Kalimantan Tengah, dengan dampak pada peningkatan produktivitas sawit swadaya, pertumbuhan pelaku UMKM, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Johan Sukardi menambahkan, pada 2025 program ini juga berhasil mendampingi putra-putri desa dalam mengikuti seleksi masuk TNI dan Polri. Tercatat, dua peserta terbaik dari desa sekitar dinyatakan lolos dan kini bertugas di Jakarta dan Pontianak.
“Ini menjadi bukti nyata dukungan masyarakat dan pemerintah daerah terhadap program CSR dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kualitas generasi muda,” katanya.
Sementara itu, Rizki Munadhil menegaskan bahwa Sekolah Desa Berdaya Bumitama yang telah beroperasi di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah diarahkan sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui penguatan hubungan sosial dan pengembangan usaha berkelanjutan.
Bapak Wedy Sulistyo sebagai perintis pembangunan BGA di Kecamatan Kotawaringin Lama merasa sangat bangga dengan kemajuan yang sudah dicapai, baik dalam bidang perekonomian dan sosial.
"Diharapkan dengan adanya Sekolah Desa Berdaya ini, perusahaan semakin besar berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Kobar, khususnya Kecamatan Kotawaringin Lama dan diharapkan kemitraan semakin baik serta berkelanjutan," Tuturnya.
Ke depan, BGA bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya berencana memperluas jangkauan program Sekolah Desa Berdaya agar semakin banyak desa yang memperoleh akses pelatihan dan pendampingan, sekaligus memperkuat peran CSR sebagai sarana membekali masyarakat agar mampu mandiri dan adaptif terhadap perubahan ekonomi, sosial, dan lingkungan. (DANANG/ADV/H)
BGA Resmikan Sekolah Desa Berdaya di Kotawaringin Barat
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







