PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI di SMP Negeri 3 Palangka Raya pada 21–22 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi bahasa Indonesia di kalangan pelajar tingkat menengah pertama.

Sebanyak 313 siswa kelas IX mengikuti pelaksanaan UKBI dengan penuh antusias. Sejak pagi hari, para peserta tampak tertib memasuki ruang ujian dan bersiap mengikuti seluruh tahapan tes yang telah ditetapkan oleh panitia.

Pendampingan teknis diberikan langsung oleh tim dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, salah satunya oleh Widyabasa Ahli Muda, Muston Sitohang. Para siswa dibimbing agar dapat mengoperasikan perangkat ujian dengan benar serta memahami alur pengerjaan soal UKBI secara mandiri.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur tingkat kemahiran berbahasa Indonesia peserta didik, baik dalam aspek menyimak, membaca, menulis, maupun kaidah kebahasaan," kata Muston pada Jumat, 23 Januari 2026.

Hasil UKBI diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah. "Selain sebagai alat ukur, pelaksanaan UKBI juga dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah," katanya.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap pendampingan UKBI dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kualitas berbahasa Indonesia peserta didik di Palangka Raya diharapkan semakin meningkat. (TESTI PRISCILLA/Y)