PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya kembali menggelar kegiatan kesehatan gigi bagi siswa di wilayah kerjaannya, dengan tujuan utama meningkatkan kesehatan gigi dan mencegah terjadinya kasus gigi berlubang. 

Dokter Gigi Ahli Madya Pukesmas Bukit Hindu, Fatih Kalis Naulan, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi kesehatan mulut siswa yang masih membutuhkan perhatian serius.

Menurut Fatih Kalis Naulan, hasil pemeriksaan dan pemantauan yang dilakukan di sejumlah lokasi sekolah menunjukkan bahwa masih banyak ditemukan kasus siswa dengan gigi berlubang dan berbagai gangguan kesehatan mulut lainnya.

"Kondisi ini menjadi perhatian khusus karena dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan, serta berdampak pada konsentrasi dan prestasi belajar para siswa," katanya, Sabtu, 24 Januari 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemeriksaan kesehatan gigi secara menyeluruh, pemberian perawatan dasar seperti pengecatan gigi dengan fluoride, serta penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan mulut dan pola makan yang sehat untuk kesehatan gigi. 

"Selain itu, tim dari Puskesmas Bukit juga memberikan edukasi kepada guru dan orang tua siswa tentang cara merawat kesehatan gigi anak di rumah, " tambahnya. 

Selain menangani masalah yang sudah ada, kegiatan ini juga katanya bertujuan untuk membentuk kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi. Fatih menjelaskan bahwa pendidikan kesehatan sejak usia sekolah akan membantu siswa membentuk kebiasaan baik yang akan mereka pertahankan hingga dewasa, sehingga dapat mengurangi risiko masalah kesehatan gigi di masa depan.

Puskesmas Bukit Hindu berkomitmen untuk terus melaksanakan pembinaan kesehatan sekolah secara berkelanjutan. Program ini menjadi bagian dari upaya dukungan terhadap peningkatan derajat kesehatan anak dan remaja di Kota Palangka Raya. 

"Rencananya, kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala di semua sekolah yang berada dalam wilayah kerja puskesmas, dengan penyesuaian program sesuai dengan kebutuhan setiap sekolah, " Pungkasnya. (MARINI/H)