JAKARTA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tata kelola dan petunjuk teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai aturan yang ada.

Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Letjen Dadang Hendrayuda saat audiensi dengan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo dalam rangka Evaluasi Program MBG di Provinsi Kalimantan Tengah.

Menurut Dadang, Program MBG bukan sekadar dapur, melainkan memiliki multiplier effect berupa dampak ekonomi berantai yang meluas dari investasi awal makanan bergizi.

Dampak tersebut antara lain menggerakkan UMKM, menciptakan lapangan kerja bagi petani, peternak, serta UMKM katering dan logistik, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat sistem pangan lokal.

Untuk itu, Dadang bersama jajaran BGN hadir memastikan seluruh pihak, baik Forkopimda maupun Pemerintah Daerah, memiliki kesamaan pandang dalam pelaksanaan MBG.

"Kolaborasi antara TNI, Polri, Pemda dan swasta sehingga semua koordinasi terlaksana dengan baik. Pemerintah Daerah memastikan ketersediaan bahan pangan," ujar Dadang di Palangka Raya seperti dikutip Borneonews pada Sabtu, 24 Januari 2026. (HERMAWAN DP)

ANTARA