BORNEONEWS, Nanga Bulik - Anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Lamandau, melakukan penggalangan dana bagi korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Puluhan anggota Pramuka Lamandau berpakaian lengkap, menggalang aksi solidaritas, di Nanga Bulik, Senin (12/12/2016) siang.

Anggota Pramuka itu, mendatangi sejumlah titik, sepert di pertigaan lampu merah Jalan Batu Batanggui, Lampu merah Jalan Tjilik Ricut. Tak terkecuali menyisir beberapa pusat perbelanjaan seperti halnya di Pasar Sayur dan Ikan (SAIK) Jalan Niaga, Nanga Bulik.

Salah satu pengurus Kwarcab Pramuka Lamandau, Farid Aji Wicaksono, mengemukakan, aksi Pramuka Lamandau tersebut sebagai upaya membantu meringankan derita para korban yang terkena dampak gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh, beberapagempa berkekuatan 6,5 Skala Richter itu.

"Kita kan tidak dapat membantu dengan datang ke Aceh, paling tidak dengan upaya penggalangan dana ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban. Seperti kita tahu, selain jumlah korban yang meninggal dunia sangat banyak, korban luka berat dan ringan pun banyak, belum lagi saudara kita yang kehilangan tempat tinggalnya karena telah rata dengan tanah," bebernya.

Pria yang akrab disapa Aji itu juga menyebut, hasil penggalangan dana yang terkumpul dari masyarakat ini, nantinya didistribusikan ke Kwartir Daerah Kalteng, yang akan menyalurkannya ke Aceh. Itu langkah tepat, seperti yang juga dilakukan pramuka di daerah lainnya di Kalteng.

"Sebetulnya aksi penggalangan dana Peduli Pidie Jaya, Aceh, ini dilakukan Pramuka secara serentak, 11 Desember lalu. Namun, karena saat bersamaan cuaca di Lamandau sangat tidak memungkinkan maka digelar keesokan harinya," terangnya.

Dari pantauan di lapangan, masyarakat pengguna jalan yang melihat anggota Pramuka yang menyodorkan kotak kosong dengan simbol solidaritas bagi korban gempa tersebut, banyak yang tergugah. Mereka dengan ikhlas berbagi menyisihkan sebagian uangnya.

Begitupun para pedagang maupun pembeli yang kala itu berada di pasar. Banyak di antaranya yang mengaku senang dapat berbagi dengan masyarakat yang menjadi korban gempa tersebut. (HENDI NURFALAH/N).