BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim BOSF Nyaru Menteng dan PT Sawit Sumbermas Sarana atau PT SSMS Tbk memberikan edukasi kepada siswa SMA di Kalimantan Tengah di tahun 2025 lalu dan akan berlanjut di tahun 2026 ini. Edukasi yang diberikan yakni mengenai pentingnya peran orangutan dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.
Melalui program Orangutan Go To School, siswa diajak memahami bahwa orangutan bukan sekadar ikon Kalimantan, melainkan bagian penting dari rantai kehidupan di hutan tropis.
Tim Komunikasi BOSF Nyaru Menteng, Hermansyah menjelaskan bahwa orangutan berperan sebagai penyebar biji alami yang membantu proses regenerasi hutan.
“Banyak jenis pohon hutan tumbuh dari biji yang disebarkan oleh orangutan,” ungkapnya pada Minggu, 25 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa jika populasi orangutan terus menurun, maka keseimbangan ekosistem hutan juga akan terganggu.
Para siswa terlihat serius menyimak materi dan mengajukan sejumlah pertanyaan seputar dampak kerusakan hutan terhadap kelangsungan hidup orangutan. (TESTI PRISCILLA/j)









