BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 313 siswa kelas IX SMP Negeri 3 Palangka Raya mengikuti pendampingan pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI yang digelar Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan berjalan tertib serta lancar.
Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian tes UKBI. Sejak hari pertama, mereka datang tepat waktu dan mengikuti arahan dari tim pendamping yang disiapkan oleh Balai Bahasa.
"Pendampingan teknis diberikan untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian sesuai prosedur," kata Kepala Balai Bahasa Kalteng, Sukardi Gau pada Minggu, 25 Januari 2026.
Tim pendamping membantu siswa memahami tata cara pengerjaan soal serta penggunaan perangkat yang digunakan dalam pelaksanaan UKBI.
Sukardi menjelaskan bahwa UKBI dilaksanakan sebagai sarana untuk mengukur tingkat kemahiran berbahasa Indonesia peserta didik secara objektif dan terstandar.
"Melalui tes ini, kemampuan siswa dalam berbagai aspek kebahasaan dapat diketahui secara lebih akurat," katanya lagi.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kesadaran kepada siswa tentang pentingnya berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Hal ini dinilai penting sebagai bagian dari pembentukan karakter dan identitas kebangsaan.
"Kami berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain. Dengan demikian, upaya peningkatan mutu penggunaan bahasa Indonesia di kalangan pelajar dapat dilakukan secara merata," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/j)









