BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari bersatu bersama mewujudkan Sampit bebas sampah. Kepedulian masyarakat tidak membuang sampah sembarangan sangat diperlukan agar kota ini bersih,” kata Supian Hadi, Senin (12/12/2016).

Penanganan Sampah tidak bisa jika hanya dilakukan pemerintah semata. Apalagi hanya mengandalkan petugas kebersihan dari Dinas Pertamanan Tata Kota dan Kebersihan (Dispertasih).  Sebab, personil pasukan kuning jumlahnya terbatas.

Dia mengajak masyarakat tidak hanya menjadi penonton atau penyumbang sampah semata. Tetapi turut berperan menjaga dengan membuang sampah d itempatnya. Serta ikut serta dalam kegiatan gotong-royong yang dilakukan pemerintah setiap Jumat pagi.

“Dalam berbagai kesempatan kami sampaikan imbauan melalui pemerintah kecamatan maupun kelurahan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi membersihkan lingkungan. Tetapi nyatanya banyak got yang masih kotor,” katanya.

Menjaga keamanan dan ketertiban serta kebersihan, tidak bisa hanya dilakukan pemerintah. Masyarakat harus peduli dan membantu, setidaknya membersihkan lingkungan masing-masing.

Kebersihan di Sampit diakui menurun. Selain terlihat secara jelas, menurunnya kebersihan juga tergambar dari kegagalan Sampit mempertahankan prestasi meraih Piala Adipura.

Supian mengajak masyarakat menyadari pentingnya menjaga kebersihan. Lingkungan yang bersih membuat suasana nyaman dan dapat mencegah munculnya berbagai penyakit seperti demam berdarah, diare, dan lainnya.

Piala Adipura bukankah tujuan utama pemerintah daerah menggalakkan kebersihan dan mengajak masyarakat menjaga kebersihan. Hal yang jauh lebih penting adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat serta menjalankan pola hidup sehat.

Supian meminta semua pihak memberi bukti nyata membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan dan membangun daerah. Percuma jika hanya mengkritik pemerintah daerah namun tidak memberikan solusi dan bukti nyata.

“Kalau cuma bersuara, anak SD juga bisa. Kalau cuma omong kosong, semua juga bisa. Yang diperlukan itu kerja nyata, walau sekecil apapun,” tegasnya.

Bahkan Supian meminta warga memotret setiap warga yang membuang sampah sembarangan. Foto tersebut akan dipajang di tempat umum untuk memberikan efek jera. (RAFIUDIN/m)