BORNEONEWS, Kasongan - Sekretaris Yayasan Al-Badar Kasongan, Murjani, mengonfirmasi bahwa kondisi bangunan sekolah saat ini hanya menyisakan puing-puing. Sehingga terpakas para siswa diliburkan.
Saat meninjau lokasi pada Senin pagi, ia menyatakan rasa keprihatinannya atas musibah yang menimpa institusi pendidikan tersebut. Pasalnya bangunan gedung MIN habis terbakar, MTs juga habis terbakar.
"Beruntung untuk tingkat Aliyah posisinya aman dan tidak terkena api," ujar Murjani di sela-sela kegiatannya memantau lokasi sisa kebakaran, Senin, 26 Januari 2026.
Akibat kejadian ini, sebanyak 200 siswa MIN dan 100 siswa MTs Al-Badar dipastikan kehilangan ruang kelas untuk menuntut ilmu. Dampak besar ini langsung direspon oleh pihak yayasan dengan melakukan koordinasi cepat bersama otoritas terkait.
Murjani menjelaskan bahwa hari ini pihak sekolah dan yayasan akan menggelar rapat koordinasi di Kantor Kemenag Katingan. Fokus utama pertemuan tersebut adalah menentukan kelanjutan proses belajar mengajar bagi ratusan siswa yang terdampak.
"Kami akan rapat di Kemenag Katingan untuk tindak lanjut proses belajar, apakah nantinya akan dilakukan secara tatap muka (menumpang/darurat) atau dialihkan ke sistem daring," tambahnya.
Selain fasilitas pendidikan, data sementara menunjukkan bahwa kebakaran ini juga menyebabkan sedikitnya 20 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal, serta menghanguskan sejumlah ruko dan kios milik warga di sekitar pasar.
Pihak Yayasan Al-Badar berharap pemerintah daerah maupun pusat memberikan perhatian khusus agar gedung sekolah dapat segera dibangun kembali.
Hal ini sangat krusial mengingat pentingnya keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di wilayah Kasongan yang menjadi korban tidak langsung dari musibah ini.
Sebelumnya siberitakan musibah kebakaran hebat melanda kawasan kompleks Pasar Kasongan pada Minggu malam, 25 Januari 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.
Selain menghanguskan pemukiman warga, api juga melalap habis fasilitas pendidikan milik Yayasan Al-Badar, yakni gedung MIN dan MTs Al-Badar Kasongan. (ABDUL GOFUR/H)









