SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan terobosan dalam bidang persekolahan dengan memperluas penerapan Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) secara online untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 2026.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kotim, Edie Sucipto menjelaskan bahwa langkah ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 3 Tahun 2025 tentang SPMB.

“Untuk bidang persekolahan, saya dapat informasi dari kawan-kawan bahwa target tahun ini kita mengacu pada Permendikbudristek Nomor 3 Tahun 2025 tentang SPMB. Tahun ini ada terobosan dari bidang persekolahan khususnya SD dan SMP,” ujar Edie, Senin, 26 Januari 2026.

pada tahun sebelumnya penerapan SPMB secara online sudah dilaksanakan di SMP, meskipun hanya di beberapa sekolah secara lokal. Namun pada tahun 2026, program tersebut diperluas dengan melibatkan lebih banyak sekolah. 

“Tahun lalu SMP sudah mulai melakukan SPMB secara online, tetapi hanya beberapa lokal,” ucapnya. Dia menjelaskan tahun ini SPMB akan lebih diperluas lagi jumlah sekolahnya. Untuk SD tahun dilakukan terobosan dengan 25 sekolah dalam kota yang menerapkan SPMB online. 

"Informasi yang kami terima, ada 15 sekolah di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan 10 sekolah di Kecamatan Baamang, " sebutnya.

Iya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan program tersebut bisa tetap terlaksana meski tengah menghadapi kondisi efisiensi anggaran. “Ini terobosan kita di sela-sela efisiensi anggaran, Alhamdulillah bisa tetap terlaksana,” tuturnya.

Dengan perluasan sistem penerimaan secara online ini, Dinas Pendidikan Kotim berharap proses pendaftaran siswa baru menjadi lebih transparan, efisien, dan mudah diakses oleh masyarakat, sekaligus mendukung kemajuan pendidikan di daerah. (DEVIANA/r)