SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

"Pemerintah daerah senantiasa mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan, karena pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan daerah yang maju, cerdas, dan berdaya saing," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim, Yolanda Lonita Fenisia, Senin, 26 Januari 2026.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-72 dan Reuni Akbar SMP Negeri 1 Sampit. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kotim Riskon Fabiansyah dan Ramadhana Rahman.

Yolanda menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SMP Negeri 1 Sampit yang telah berkontribusi dalam dunia pendidikan selama lebih dari tujuh dekade.

Selama 72 tahun berdiri, SMP Negeri 1 Sampit telah menjadi bagian penting dalam sejarah dan perkembangan pendidikan di Kotim. Sekolah tersebut telah melahirkan banyak kader terbaik bangsa yang kini berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pendidik, aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga profesi lainnya.

"Ini merupakan bukti nyata bahwa SMP Negeri 1 Sampit memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas," tambahnya.

Yolanda berharap, jejak panjang dan berbagai capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk terus berinovasi serta menjalankan tugas mulia dengan penuh dedikasi, meskipun di tengah berbagai keterbatasan.

"Keterbatasan bukanlah penghalang, melainkan tantangan untuk terus memberikan yang terbaik bagi generasi penerus bangsa," ujarnya.

Ia berpesan kepada para alumni agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi nilai-nilai yang telah ditanamkan, serta terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.

"Jadilah teladan dan inspirasi bagi adik-adik kita di mana pun berada," tandasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Sampit Suyoso mengatakan, peringatan HUT ke-72 menjadi momentum penting untuk menghargai para pengukir sejarah sekolah sekaligus memperkuat kolaborasi pendidikan di Kotim.

Ia menjelaskan, dalam peringatan tersebut lebih dari 300 siswa berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional menampilkan berbagai performa sebagai ajang unjuk kemampuan.

Selain itu, sebanyak 114 SMP se-Kotim turut terlibat dalam momen peresmian proyek pembangunan fisik yang bersumber dari bantuan APBD dan APBN, yang diresmikan oleh pejabat pemerintah daerah dan DPRD Kotim.

Tak kalah penting, lanjut Suyoso, terbentuknya Persatuan Alumni SMP Negeri 1 Sampit yang diketuai Ady Candra yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kominfo Kotim, menjadi kekuatan baru dalam mendukung kemajuan sekolah dan pendidikan di daerah.

"Yang sangat menginspirasi adalah dahsyatnya kolaborasi. Acara satu sekolah tetapi diberdayakan untuk seluruh SMP di Kotim dan di dukung oleh mitra dari perusahaan besar swasta yang telah memberi apresiasi siswa-siswi dalam berbagai kegiatan. Salah satunya adalah mendukung capaian penelitian tingkat internasional dari siswa kami difasilitasi laboratoriumnya oleh perusahaan tersebut," katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotim Muhammad Irfansyah, yang merupakan alumni SMPN 1 Sampit turut mengisahkan perjalananpanjang sekolah tersebut yang mulanya hanya bangunan kayu.

"Sebagai alumni 1987, memang sekolah ini pada masanya masih kayu semua. Disinilah kami mendapatkan ilmu pengetahuan, saya bisa berkarya di pemerintahan salah satu jejaknya bersekolah di SMPN 1 Sampit," ujar Irfansyah.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada guru-guru SMPN 1 Sampit yang telah menghasilkan putra-putri terbaik selama 72 tahun.

"Sekarang anak-anak kita gen z berbeda dengan zaman kita. Mereka berada di persimpangan di dunia nyata dan dunia maya. Cara belajar mereka berbeda. Saya berpesan kepada anak-anak gen z teruslah belajar dan berkarya," katanya. (DEWI PATMALASARI/j)