SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dalam satu hari, tercatat tiga titik karhutla yang dilaporkan terjadi di wilayah berbeda, Senin, 26 Januari 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, menyampaikan kejadian pertama terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 22, tepatnya di sekitar Jembatan Lenggana. Kebakaran tersebut terjadi siang hari dan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Proses pemadaman di Jalan Jenderal Sudirman km 22, dekat Jembatan Lenggana,” ujar Multazam.

Ia menjelaskan, hingga saat ini luasan lahan terbakar belum dapat dihitung, lantaran akses menuju lokasi cukup terbatas. Selain itu, petugas juga mengalami kendala ketersediaan air di sekitar area kebakaran.

Kejadian karhutla kedua dilaporkan terjadi di Jalan Sawit Raya. Sementara titik ketiga berada di wilayah Desa Bagendang Hilir, yakni Jalan HM Arsyad, Jalan Nur Dahlia.

Berdasarkan video yang dibagikan BPBD Kotim pukul 17.55 WIB, api di lokasi Desa Bagendang Hilir masih terlihat menyala. Namun, sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai luas lahan yang terbakar maupun penyebab pasti kebakaran di ketiga lokasi tersebut.

BPBD Kotim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, mengingat kondisi cuaca dan lahan yang rawan terbakar. (DEWI PATMALASARI/Y)