BORNEONEWS, Sampit - Jajaran Pol Air dan Polsek Kawasan Pelabuhan Mentaya (KPM) menjelang Natal dan Tahun Baru ini melakukan pemeriksaan terhadap kapal ferry penyeberangan Sampit-Seranau, Selasa (13/12/2016).
Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mengecek keamanan dan kelayakan pengangkut penumpang dan kapal tersebut.
“Biasanya saat Tahun Baru dan Natal, ferry ini dipenuhi penumpang. Jadi kami tidak ingin ada terjadi hal yang tidak diinginkan. Sehingga kami lakukan pemeriksaan terhadap ABK dan juga nahkodanya,” ujar Kasat Pol Air AKP Andreas Alex Danan, Selasa (13/12/2016).
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap sistem keamanan dan kenyamanan penumpang. Mereka juga meminta kepada nahkoda dan kru kapal agar tidak di bawah pengaruh minuman keras saat melayani penyebrangan. Karena hal itu sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal bagi orang banyak.
Selain itu Andreas juga meminta agar nantinya pengelola ferry membuat pagar penutup pada jembatan yang digunakan untuk menaikan dan menurunkan motor. Karena ia takut saat pengendara naik atau turun dari kapal malah bablas ke dalam sungai.
“Untuk keamanan ferry sudah cukup, namun hanya pagar pembatas jembatan untuk naik dan turun saja belum ada,” ungkap Andreas.
Sementara, untuk kapal ferry penyeberangan tersebut memang dipadati penumpang tiap hari. Karena selain harga yang cukup murah dibanding perahu kelotok, juga juga tidak dipungut biaya bagi para penumpang karena hanya ada biaya untuk kendaraan.
Tidak hanya ferry, Andreas juga mengimbau kepada motoris kelotok yang biasa beroperasi di Sungai Mentaya untuk dapat mengedepankan keamanan penumpang. Sediakan alat keselamatan, dan jangan bermuatan berlebihan. (M HAMIM/m)








