PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya telah melaksanakan kegiatan kontrol blok hunian yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan bersama para pejabat struktural.

Kegiatan ini dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, yang menjadi ciri khas dari pelayanan yang diberikan di rumah tahanan tersebut.

Tujuan utama dari kontrol blok hunian tidak hanya terbatas pada memastikan kondisi sarana dan prasarana tetap terjaga dengan baik.

Kegiatan ini dijadikan sebagai wujud nyata pelayanan yang mengedepankan nilai kemanusiaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berada di bawah pengelolaan Rutan.

Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Wayan Arya Budiartawan, menyampaikan bahwa kontrol blok hunian merupakan bentuk pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan WBP.

“Kontrol langsung ke blok hunian menjadi sarana bagi kami untuk memastikan sarana dan prasarana dalam kondisi baik sekaligus membangun komunikasi yang humanis.Kami ingin WBP merasa didengar, dihargai, dan diperlakukan secara adil, karena pembinaan yang efektif harus dimulai dari pendekatan yang manusiawi," tegasnya, Selasa, 27 Januari 2026.

Selain melakukan pengecekan terhadap fasilitas seperti tempat tinggal, sanitasi, dan sarana pendukung lainnya, Kepala Rutan dan pejabat struktural juga melaksanakan sesi dialog langsung dengan WBP.

Dalam kesempatan tersebut, mereka mendengarkan masukan, keluhan, maupun saran yang disampaikan secara terbuka oleh para WBP.

Pola komunikasi dua arah yang diterapkan dengan pendekatan humanis ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif di dalam Rutan.

Selain itu, langkah ini juga dipercaya dapat mempererat hubungan yang harmonis antara petugas dengan WBP, yang pada gilirannya akan mendukung proses pembinaan dan pemasyarakatan yang lebih efektif.

Melalui kegiatan kontrol blok hunian yang mengedepankan nilai humanis ini, Rutan Kelas IIA Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang berlandaskan kemanusiaan.

"Kami juga bertekad untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta menciptakan lingkungan hunian yang aman, nyaman, dan layak huni bagi seluruh WBP," pungkasnya. (PATHUR/R)