KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Insiden kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Teluk Baru, Pelaihari, tepatnya di belakang MIN 2 Tanah Laut, pada Selasa, 27 Januari 2026.

Api pertama kali dilaporkan ke pihak relawan pemadam kebakaran sekitar pukul 10.19 WITA. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengerahan sejumlah unit damkar menuju lokasi kejadian.

Berdasarkan dokumentasi awal yang beredar, saat laporan masuk api sudah membesar disertai kepulan asap hitam pekat. Kepanikan warga terlihat jelas, mengingat api membakar kawasan rumah yang saling berdempetan.

Kondisi di lapangan diperparah oleh tiupan angin yang cukup kencang sehingga membuat api cepat merambat ke bangunan lain. 

“Api semakin membesar karena angin cukup kencang,” ujar Halmi, salah seorang warga setempat.

Merespons situasi tersebut, sejumlah relawan dan petugas pemadam kebakaran gabungan berjibaku melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke area lain yang lebih padat.

Setelah hampir 20 menit proses pemadaman, api dilaporkan mulai berangsur padam pada pukul 10.40 WITA, ditandai dengan munculnya asap putih. Selanjutnya, pada pukul 10.56 WITA, status kebakaran dinyatakan aman.

Relawan setempat, Ahmad, menyebutkan bahwa lebih dari satu rumah terdampak kebakaran dan hingga kini masih dilakukan proses pembasahan.

“Ada lebih dari satu rumah yang terbakar, relawan masih melakukan pembasahan,” ujarnya. 

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. (SABRIANOOR/H)