PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Tengah menyatakan, kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Regional provinsi setempat per 31 Desember 2025 tetap solid dengan pertumbuhan 5,03 persen.

"APBN terjaga dengan kinerja secara keseluruhan cukup baik, yakni Pendapatan dan Hibah tumbuh sebesar Rp470,99 miliar atau 5,03 persen dari tahun ke tahun atau year-on-year (yoy)," kata Kepala Kanwil DJPb Kalteng Herry Hernawan di Palangka Raya, Selasa, 27 Januari 2026.

Pendapatan dan Hibah untuk Regional Kalteng mencapai Rp9,84 triliun atau mencapai 112,32 persen dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp8,76 triliun.

"Kondisi ini disebabkan oleh naiknya penerimaan Pajak Dalam Negeri sebesar 11,66 persen (yoy), kondisi tersebut utamanya didorong oleh pertumbuhan penerimaan PPh Non Migas dan Pajak Lainnya," ujarnya.

Secara rinci, dia menjabarkan, Pendapatan Negara ini berasal dari Penerimaan Dalam Negeri berupa Perpajakan, meliputi Pajak Dalam Negeri Rp8.328 triliun, dan Pajak Perdagangan Internasional Rp762,38 miliar. Kemudian Penerimaan Negara Bukan Pajak mencapai Rp636,93 miliar, serta Hibah sebesar Rp112,11 miliar.

"Adapun kinerja penerimaan dari sisi Pajak Perdagangan Internasional juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar Rp335,54 miliar atau tumbuh 78,61 persen (yoy)," tuturnya.

Kondisi ini didorong oleh penerimaan Bea Keluar yang tumbuh Rp334,52 miliar atau 78,95 persen (yoy) yang telah mencapai 671,56 persen dari target Bea Keluar tahun 2025 dengan komoditas utama berupa minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dan turunannya yang mencapai 92,21 persen dan didukung komoditas kayu sebesar 7,79 persen.

Kinerja positif dari Bea Keluar disebabkan harga referensi CPO cukup tinggi sejak awal 2025. Pada Desember 2025 harga referensi CPO yang ditetapkan Kementerian Perdagangan mencapai 926,14 Dolar Amerika per Metrik Ton secara kumulatif Januari-Desember 2025 tumbuh 10,14 persen kumulatif ke kumulatif atau cumulative to cumulative (ctc), dibandingkan kumulatif Januari-Desember 2024.

Sementara itu, kinerja Belanja APBN Kalteng per 31 Desember 2025 mencapai Rp32,57 triliun atau 94,70 persen dari pagu, namun jumlah capaian itu tetap  tumbuh Rp1,13 triliun atau 3,59 persen (yoy).