PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Aksi pencurian terjadi di dua toko yang saling bersebelahan, Toko Pasya (bahan sembako) dan Apotek Sasameh Sehat, berlokasi di Jalan Mahir Mahar Kilometer 8, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya Palangka Raya. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV milik kedua toko.

Pemilik Toko Pasya, Fatimah (49), mengungkapkan bahwa sebelum kejadian pada Senin, 26 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, para pelaku terlihat mondar-mandir di sekitar toko. Salah satu pelaku bahkan masuk ke apotek untuk membeli obat.

"Pelaku bolak-balik di depan toko, lalu masuk ke apotek beli obat. Setelah itu langsung ke toko saya. Satu orang mengambil satu karung beras 20 kilogram, dan satu orang lagi mengambil dua tabung gas LPG 3 kilogram kosong," ujar Fatimah, Selasa, 27 Januari 2026.

Ia menduga pelaku berjumlah empat orang, dengan dua orang melakukan pencurian dan dua lainnya menunggu di dalam mobil Daihatsu Xenia warna silver. Usai beraksi, mereka melarikan diri menggunakan kendaraan tersebut.

Karyawan Toko Pasya, Nia dan Anisa, yang menyadari kejadian langsung meneriaki pelaku. Anisa bahkan mengejar mobil pelaku dengan sepeda motor hingga persimpangan Jalan Cilik Riwut dan Hiu Putih.

Saat mobil pelaku berhenti di pinggir jalan, Anisa mengetuk kaca mobil untuk meminta pertanggungjawaban.

"Waktu kaca mobil dibuka, pelaku mengeluarkan senjata sambil berkata 'mana buktinya'. Tapi Anisa menjawab kalau kami punya bukti CCTV," kata Nia.

Senjata yang dikeluarkan diduga merupakan pistol. Karena perlu bukti tambahan, Anisa kembali ke toko untuk mengambil rekaman CCTV, namun saat kembali pelaku sudah tidak ada di lokasi.

Fatimah mengalami kerugian sekitar Rp700 ribu dan menduga pelaku yang sama juga membobol apotek sebelahnya.

Karyawan Apotek Sasameh Sehat, April (24), membenarkan bahwa salah satu pelaku membeli obat Bodrex pada Senin sore sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku tersebut mengenakan baju hitam, celana jeans pendek, dan topi.

Tak hanya itu, pelaku diduga kembali beraksi pada Selasa 27 Januari 2026 dini hari dengan membobol apotek. Mereka membawa kabur uang tunai sebesar Rp1,5 juta, merusak dan mengambil kamera CCTV. Pelaku diduga masuk dengan memotong rantai dan gembok pintu depan yang kemudian juga dibawa kabur.

"Kami tahu apotek kebobolan setelah diberi tahu pemilik lewat grup WhatsApp," ungkap April.

Melalui Pamapta II SPKT Ipda Rakhmad Razib, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi menyampaikan bahwa petugas telah melakukan langkah awal penanganan kasus sesuai prosedur.

"Petugas telah mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan rekaman CCTV, serta mencatat keterangan korban dan saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan," ujarnya.

Berdasarkan keterangan awal, pelaku diduga berjumlah dua orang dan menggunakan kendaraan roda empat.

"Saat ini, Polresta Palangka Raya terus mendalami penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan," pungkasnya. (PATHUR/y)