MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Dewan Pimpinan Daerah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (DPD TBBR) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I di Aula Bappedarida Muara Teweh.

Kegiatan ini dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Forkopimda, tokoh adat, serta perwakilan organisasi masyarakat adat se-Kabupaten Barito Utara.

Rapimda I TBBR Barito Utara dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, Surat Keputusan Rapat Internal (Rakin), serta koordinasi dengan Dewan Kementerian Karim TBBR Kabupaten Barito Utara. 

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri atas pengurus DPP dan delegasi dari sembilan kecamatan di wilayah Barito Utara. Pendanaan kegiatan bersumber dari kas iuran anggota serta dukungan pihak ketiga yang tidak mengikat.

Ketua Panitia Pelaksana, Adrianus Riky K menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Rapimda I ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas dukungan dan fasilitasi kegiatan ini, serta kepada pihak kecamatan, TNI, Polri, dan seluruh pihak yang telah membantu sehingga Rapimda I TBBR Kabupaten Barito Utara dapat terlaksana dengan baik,” ujar Adrianus.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, serta berharap Rapimda ini berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat positif bagi organisasi maupun masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD TBBR Kabupaten Barito Utara, Edi menegaskan bahwa Rapimda I merupakan momentum strategis bagi organisasi untuk melakukan evaluasi kinerja sekaligus merumuskan arah gerak organisasi ke depan.

“Rapimda ini sangat penting untuk mengevaluasi kinerja pengurus daerah sekaligus menyusun langkah-langkah strategis organisasi agar tetap solid, kompak, dan selaras dengan AD/ART,” tegas Edi.

Ia juga mengajak seluruh pengurus ranting dan anggota pasukan daerah TBBR untuk terus memperkuat sinergi, menjaga soliditas internal, serta berkomitmen mendukung program-program pembangunan daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan pelestarian adat Dayak.

Dari sisi adat, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Utara, H Amir Mahmud, yang diwakili oleh pengurus DAD Barito Utara Dayat, menyampaikan bahwa Rapimda dan rapat kerja organisasi merupakan amanat AD/ART yang harus dijalankan secara konsisten.

“Rapat kerja dan Rapimda ini diharapkan mampu melahirkan program-program yang amanah, progresif, dan bersinergi dengan program pembangunan daerah, serta sejalan dengan visi membangun masyarakat Dayak yang beriman, berbudaya, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Ia berharap forum Rapimda ini dapat menjadi titik awal untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat adat Dayak, sekaligus meningkatkan peran serta organisasi kemasyarakatan adat dalam pembangunan daerah dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui Rapimda I ini, diharapkan lahir rekomendasi-rekomendasi strategis yang mampu memperkuat internal organisasi TBBR serta memberikan dampak positif bagi pembangunan dan keharmonisan sosial di Kabupaten Barito Utara. (RAMADHANI/y)