SERUYAN –

BORNEONEWS, kuala Pembuang - Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Seruyan pada Minggu Ke-4 (M4) Januari 2026 tercatat mengalami penurunan sebesar -1,93.

Penurunan ini dipengaruhi oleh melemahnya harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di pasaran.
Komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap penurunan IPH di Kabupaten Seruyan berasal dari kelompok bumbu dapur, khususnya cabai merah dengan kontribusi sebesar -1,4963, disusul cabai rawit sebesar -0,5153, serta bawang putih sebesar -0,0448.

Sementara itu, komoditas dengan tingkat fluktuasi harga tertinggi pada minggu berjalan adalah bawang merah, dengan nilai fluktuasi mencapai 0,092317623, yang menunjukkan adanya pergerakan harga cukup signifikan meskipun tidak berdampak besar terhadap IPH secara keseluruhan.

Staf Ahli Bupati Seruyan Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Sukardi, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar.

Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait juga terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat.

“Pemkab Seruyan juga secara rutin mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah bersama Kemendagri, untuk mendengar arahan dari pemerintah pusat dalam mengendalikan inflasi, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat, “ tandasnya. (FAHRUL/H)