BORNEONEWS, Palangka Raya – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026, Perum Bulog Kalimantan Tengah telah melakukan persiapan matang untuk menjamin ketersediaan pangan pokok masyarakat.
Sebanyak 14.458 ton beras telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan di seluruh wilayah Provinsi Kalteng.
Kepala Bulog Kalimantan Tengah, Budi Sultika menyampaikan bahwa stok beras yang disiapkan tersebut telah melalui perencanaan yang cermat berdasarkan data kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan tahun sebelumnya.
"Kami memastikan bahwa ketersediaan beras mencukupi untuk seluruh wilayah Kalimantan Tengah, sehingga tidak ada kekhawatiran akan kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak terkendali menjelang dan selama bulan suci," ujarnya Rabu, 28 Januari 2026.
Persiapan ini katanya meliputi penataan gudang penyimpanan di berbagai titik strategis di seluruh kabupaten dan kota di Kalteng.
Selain itu, juga dilakukan koordinasi erat dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan distribusi beras dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Langkah ini bertujuan agar beras dapat sampai ke seluruh lapisan masyarakat, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
Budi menambahkan bahwa jenis beras yang disiapkan juga beragam sesuai kebiasaan dan preferensi masyarakat lokal. Mulai dari beras jenis IR 64, Ciliwung, hingga beras lokal yang digemari di beberapa daerah.
Semua stok beras telah melalui proses pemeriksaan kualitas yang ketat untuk menjamin keamanan dan mutu yang baik.
Selain persiapan stok beras, Bulog Kalteng juga katanya akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan harga dan ketersediaan beras di pasaran.
Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya praktik pemalsuan atau penimbunan beras yang dapat mengganggu stabilitas pasaran.
"Masyarakat juga diimbau untuk melakukan pembelian dengan bijak sesuai dengan kebutuhan," imbaunya.
Pihaknya dari Bulog memastikan ketersediaan pangan pokok menjelang Ramadan aman. Dengan persiapan yang matang ini, diharapkannya seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci dengan tenang tanpa khawatir tentang kebutuhan beras sehari-hari. (MARINI/R)









