PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah menerima audiensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita ke-2 tentang penguatan ekonomi biru dan Asta Cita ke-6 terkait pemerataan ekonomi.

Audiensi tersebut dilaksanakan di ruang kerja Kepala Dislutkan pada Jumat (23/01/2026), dengan pembahasan utama terkait pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kalimantan Tengah.

Dalam audiensi itu, OJK menyampaikan rencana implementasi Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) dan Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang terintegrasi guna memperluas akses dan pemanfaatan layanan keuangan di sektor kelautan dan perikanan.

“Melalui implementasi Pengembangan Ekonomi Daerah dan penguatan Ekosistem Keuangan Inklusif, OJK berupaya memperluas akses layanan keuangan dan mendukung pengembangan kawasan shrimp estate yang terintegrasi,” kata Kepala OJK Primandanu Febriyan Aziz di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 28 Januari 2026.

Ia menilai sektor kelautan dan perikanan memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui audiensi ini Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah dan OJK sepakat memperkuat koordinasi dan sinergi program untuk mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berdaya saing. (HERMAWAN DP/R)