BORNEONEWS, Palangka Raya – Aktivitas jual beli kebutuhan pokok di berbagai pasar di Kota Palangka Raya telah mulai menunjukkan peningkatan signifikan, meskipun bulan suci Ramadan 1447 Hijriah masih beberapa pekan menjelang.
Masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan sehari-hari dan bahan untuk hidangan khas bulan puasa jauh-jauh hari.
Kondisi meningkatnya aktivitas perdagangan ini juga menjadi perhatian khusus bagi Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah.
Instansi yang bertugas menjamin ketersediaan pangan pokok tersebut terus mengawasi perkembangan pasar untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak terkendali.
Kepala Perum Bulog Kalimantan Tengah, Budi Sultika menyebutkan bahwa stok beras yang dikuasai pihaknya saat ini dalam kondisi yang sangat memadai.
Sebelumnya pihaknya telah menyiapkan sebanyak 14.458 ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kalteng menjelang dan selama bulan Ramadan.
"Kami memantau perkembangan aktivitas pasar secara berkala. Meskipun permintaan mulai meningkat lebih awal tahun ini, kami yakin stok beras yang telah disiapkan akan mampu menutupi kebutuhan masyarakat," jelas Budi, Rabu, 28 Januari 2026.
Selain itu, distribusi beras juga katanya telah direncanakan dengan baik untuk menjangkau semua kabupaten dan kota di provinsi ini.
Selain memastikan ketersediaan stok, Bulog Kalteng juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan dinas terkait untuk melakukan koordinasi dalam pengawasan pasar.
Upaya ini bertujuan agar harga beras dan kebutuhan pokok lainnya tetap stabil dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Budi juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian dengan bijak sesuai dengan kebutuhan aktual, agar tidak terjadi akumulasi barang di rumah tangga yang berpotensi menyebabkan kekurangan di pasaran.
"Insya Allah dengan persiapan yang matang, kita semua dapat menyambut bulan suci Ramadan dengan tenang dan khidmat dalam menjalankan ibadah," pungkasnya. (MARINI/R)









