BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN.
Capaian Universal Health Coverage atau UHC ini menjadi bukti kesungguhan Pemprov Kalteng dalam memastikan seluruh warga memperoleh layanan kesehatan yang adil, merata, dan terjangkau.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, menyampaikan bahwa penghargaan UHC yang diterima merupakan cerminan sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.
Kolaborasi tersebut menjadi fondasi utama dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh penduduk.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama dan sinergi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemerintah kabupaten/kota dalam memastikan seluruh warga memperoleh jaminan kesehatan,” ujar Suyuti pada Rabu, 28 Januari 2026.
Kehadiran pemerintah melalui Program JKN juga menjadi jaring pengaman sosial agar masyarakat tidak jatuh miskin ketika menghadapi risiko sakit dan membutuhkan perawatan di fasilitas kesehatan.
Berdasarkan data per 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan JKN di Kalimantan Tengah telah mencapai 100,18 persen, yang berarti seluruh penduduk, termasuk bayi baru lahir, telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Tingkat keaktifan peserta pun tercatat mencapai 85,24 persen, melampaui standar nasional yang ditetapkan.
Dalam mendukung keberlanjutan Program JKN, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah pusat berbagi pembiayaan iuran peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk 603.075 jiwa.
Selain itu, pemerintah provinsi juga secara mandiri menanggung iuran PBI Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Peserta Bukan Pekerja (BP) sebanyak 48.631 jiwa.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya, K Hindro Kusumo, mengapresiasi komitmen Pemprov Kalteng dalam mendukung Program JKN.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan pemerintah kabupaten/kota sehingga predikat Universal Health Coverage dapat tercapai,” ujarnya.
Hindro juga mendorong agar capaian tersebut terus dijaga melalui peningkatan keaktifan peserta, sehingga manfaat JKN benar-benar dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh masyarakat.(TESTI PRISCILLA/R)








