TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Barito Timur. Mantan Wakil Bupati Barito Timur periode 2013–2018, H Suriansyah bin H Gipsun, berpulang ke rahmatullah pada usia 65 tahun, Rabu, 28 Januari 2026. Almarhum menghembuskan napas terakhir di kediamannya di Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah.

Semasa hidupnya, H Suriansyah dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana dan bersahaja. Ia mengabdi sebagai Wakil Bupati Barito Timur sejak 26 Juli 2013 hingga 15 Februari 2018, mendampingi Bupati Barito Timur saat itu, Ampera AY Mebas.

Selama masa pengabdian tersebut, almarhum dinilai memiliki komitmen kuat dalam melayani masyarakat lintas wilayah di Barito Timur.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Bupati Barito Timur M. Yamin bersama Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu, jajaran Forkopimda, para pejabat daerah, serta perwakilan instansi vertikal, melayat langsung ke rumah duka.

“Almarhum adalah figur pemimpin yang bekerja dengan hati. Kami kehilangan salah satu putra terbaik daerah yang telah memberikan pengabdian tulus bagi Barito Timur,” ujar M Yamin di sela-sela kunjungannya ke rumah duka.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Timur, ia turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam. 

“Semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” tutur Yamin.

Ungkapan belasungkawa juga mengalir dari berbagai kalangan, baik pemerintahan maupun swasta. Deretan karangan bunga tampak memenuhi sekitar kediaman almarhum. Hal ini mencerminkan besarnya rasa hormat dan kedekatan almarhum dengan berbagai elemen masyarakat selama hidup dan masa pengabdiannya.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa shalat jenazah dilaksanakan pada pukul 12.00 WIB atau setelah Shalat Dzuhur, bertempat di Masjid Al Furqon Ampah yang berada di depan Puskesmas Ampah. Usai dishalatkan, almarhum dimakamkan di tempat pemakaman setempat.

Menurut keluarga, almarhum dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, mudah bergaul, dan dekat dengan masyarakat. 

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Barito Timur yang pernah merasakan langsung pengabdian beliau. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)