BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya, Riduan, menganjurkan warga untuk menerapkan sejumlah langkah pencegahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi risiko penularan Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satu hal yang penting adalah banyak minum air putih guna menjaga daya tahan tubuh.
Selain menjaga asupan cairan, Riduan juga menekankan pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Penyimpanan sampah yang tidak benar dapat menjadi sarang berbagai jenis serangga, termasuk menjadi tempat berkumpulnya air hujan yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk Aedes Aegypti.
"Kita juga harus rutin menguras tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk, seperti ember, kendi, bak penampungan air, dan tempat lain yang bisa menampung genangan air," jelas Riduan, Rabu, 28 Januari 2026.
Aktivitas ini disarankannya, dilakukan minimal sekali dalam seminggu untuk mencegah jentik berkembang menjadi nyamuk dewasa.
Begitupun kondisi rumah juga berpengaruh terhadap berkembangnya nyamuk penyebab DBD. Oleh karena itu, perlu perhatian khusus pada sirkulasi dan ventilasi rumah. Ruangan yang memiliki perputaran udara yang baik akan menjadi kurang menarik bagi nyamuk untuk bersarang dan berkembang biak.
Riduan menjelaskan bahwa rumah yang cukup terang dan berventilasi baik akan mengurangi kelembapan udara, yang merupakan kondisi yang disukai nyamuk Aedes Aegypti.
Selain itu, menjaga kebun atau pekarangan rumah tetap rapi dan tidak tumbuh semak-semak juga dapat membantu mengurangi tempat persembunyian nyamuk.
"Semua langkah pencegahan ini tidak sulit dilakukan, namun memberikan manfaat besar untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dari ancaman DBD," pungkas Riduan. (MARINI/j)









