PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Chandra, mengumumkan prakiraan cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah dalam jangka waktu seminggu kedepan.

Kondisi cuaca umumnya diperkirakan beragam, mulai dari cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang menyebar di sebagian besar daerah.

Parameter iklim lainnya juga telah dipetakan secara rinci. Suhu udara di seluruh wilayah Kalteng diperkirakan berkisar antara 23°C hingga 34°C.

Kelembaban udara berada pada rentang 50 persen hingga 100 persen, sedangkan angin umumnya akan bertiup dari arah Selatan – Timur dengan kecepatan antara 5 hingga 20 Kilometer per jam.

Selain itu, prospek tinggi gelombang mingguan di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah juga menjadi perhatian penting.

"Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di beberapa wilayah Kalteng," katanya, Rabu, 28 Januari 2026.

Selain itu, juga ada kemungkinan terjadinya hujan lokal dengan intensitas yang sama namun durasi singkat, yang bisa disertai fenomena petir/kilat, angin kencang, bahkan angin puting beliung di seluruh wilayah provinsi ini.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap dampak bencana yang mungkin muncul akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut.

Masyarakat diminta untuk berhati-hati dan siap menghadapi potensi genangan air, banjir, tanah longsor, serta tumbangnya pohon. Hal ini menjadi penting terutama bagi wilayah yang memiliki kerentanan terhadap bencana alam tersebut.

Untuk wilayah pesisir, pihak meteorologi mengeluarkan peringatan terkait potensi tinggi gelombang yang berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah.

Masyarakat yang beraktivitas di laut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan keselamatan selama melakukan kegiatan di perairan.

Selain itu, juga perlu diwaspadai adanya pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulonimbus) yang dapat memicu hujan sedang hingga lebat, angin kencang, serta meningkatkan tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan selatan Kalteng.

"Kami kembali mengimbau kepada masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut guna menghindari risiko yang tidak diinginkan," pungkas Chandra. (PATHUR/j)