BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam melanjutkan program unggulan Rp1 Miliar 1 Desa pada Musrenbang RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Kapuas Hulu. Program tersebut dinilai strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar hingga ke wilayah pedesaan dan pedalaman.
Menurut Dodo, program “1 Miliar 1 Desa” diharapkan dapat dimaksimalkan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya apabila masih terdapat ruas jalan desa maupun antar kecamatan yang belum tuntas pada tahun anggaran sebelumnya.
“Walaupun APBD tahun 2026 mengalami penyesuaian dan terpangkas sekitar Rp700 miliar, hal itu tidak membuat kita pesimis. Pemerintah daerah tetap berupaya menyelesaikan konektivitas antar desa dan antar kecamatan sebagai prioritas utama,” tegas Wakil Bupati Kapuas sebagaimana dikutip pada Rabu, 28 Januari 2026.
Ia juga menjelaskan bahwa tersedianya akses jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan konektivitas yang memadai, masyarakat di wilayah rawan banjir dapat memanfaatkan lahan di sepanjang akses jalan untuk permukiman maupun kegiatan ekonomi produktif.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas, Berinto, yang turut hadir dalam Musrenbang tersebut, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami mengapresiasi keseriusan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas dalam menyusun arah pembangunan yang partisipatif. Aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui Musrenbang ini akan kami kawal agar menjadi perhatian pemerintah daerah,” ungkap Berinto.
Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Kapuas Hulu diharapkan menjadi landasan kuat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan melalui program “1 Miliar 1 Desa”, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Kapuas. (SABRIANOOR/j)









