TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Kamis, 29 Januari 2026.

Penandatanganan dipimpin langsung oleh Bupati Barito Timur M Yamin yang didampingi Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu dan Sekretaris Daerah Misnohartaku. Hadir pula para kepala perangkat daerah dan camat se-Barito Timur.

Dalam sambutannya, Bupati M Yamin menegaskan bahwa pakta integritas dan perjanjian kinerja bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen nyata seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja dan akuntabilitas. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program dan kegiatan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Pakta integritas dan perjanjian kinerja ini harus menjadi pegangan dalam bekerja. Setiap program yang dijalankan harus terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Yamin.

Kepala Daerah juga meminta seluruh kepala perangkat daerah menjadikan indikator kinerja sebagai alat evaluasi dan pengendalian internal.

Dengan demikian, kualitas pelayanan publik dan efektivitas pembangunan daerah dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Barito Timur Josmar L Banjar Nahor dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 38 pimpinan perangkat daerah mengikuti penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja tahun 2026. Berdasarkan penilaian kinerja tahun 2025, Pemkab Barito Timur saat ini memperoleh skor 60,81.

“Penilaian tersebut dilakukan melalui laporan kinerja triwulanan, semester, dan tahunan, serta evaluasi berkala. Capaian ini menjadi dasar untuk terus mendorong perbaikan kinerja di setiap perangkat daerah,” jelasnya.

Josmar menambahkan, perjanjian kinerja memuat indikator-indikator utama yang menjadi tolok ukur keberhasilan perangkat daerah dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Melalui indikator tersebut, kinerja organisasi diharapkan dapat terukur, terpantau dan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun," tandasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)