BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan terus memperkuat upaya menekan angka stunting di wilayahnya, salah satunya dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi layak.
Tahun ini melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seruyan, akan membangun fasilitas sanitasi berupa pembangunan Septic Tank Individual atau jamban sehat sebagai bagian dari intervensi strategis untuk mempercepat penurunan stunting.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Seruyan, Wahyudi Hakim, mengatakan bahwa program tersebut akan menyasar puluhan desa yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Seruyan.
“Tahun ini ada puluhan desa di beberapa kecamatan yang akan dibangun jamban sehat untuk warga membutuhkan, baik melalui dana pusat maupun APBD Seruyan,” ujar Wahyudi Hakim, Rabu, 28 Januari 2026.
Program jamban sehat ini untuk meningkatkan akses sanitasi layak, mencegah praktik buang air besar sembarangan (BABS), serta memperbaiki kualitas lingkungan yang berdampak langsung terhadap kesehatan anak.
“Penyediaan sanitasi yang layak merupakan bagian penting dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pencegahan stunting,” tegasnya.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, warga penerima bantuan program ini mengacu pada data resmi Dinas Sosial Kabupaten Seruyan dengan kriteria yang telah ditetapkan.
“Dalam pencegahan stunting pemenuhan gizi saja tidak cukup. Lingkungan tempat anak dibesarkan juga merupakan faktor yang sangat penting, salah satunya adalah memiliki jamban yang sehat,” ungkapnya.
Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, serta memperkuat komitmen Pemkab Seruyan dalam mewujudkan generasi sehat, bebas stunting, dan berkualitas. (FAHRUL/R)









