PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menjalin kerja sama dengan Pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Palangka Raya. Kolaborasi ini bertujuan memperluas akses pasar bagi produk lokal, membuka peluang ekspor ke kancah internasional bagi usaha kecil dan menengah.

Kolaborasi ini diumumkan Kepala Departemen Jasa Konsultasi LPEI, Prayudha Utama, pada acara Diseminasi dan Kolaborasi Pelaku IKM dengan LPEI di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya. Acara ini berfungsi sebagai wadah memperkenalkan layanan LPEI dan memfasilitasi hubungan antara lembaga pembiayaan dan pelaku usaha daerah.

Menurut Prayudha, LPEI memiliki tugas mendorong ekspor nasional melalui berbagai layanan, antara lain pembiayaan, penjaminan, asuransi, dan jasa konsultasi. Lembaga ini fokus membantu eksportir khususnya UMKM mengatasi kendala pembiayaan, melakukan restrukturisasi ekspor, serta melaksanakan tugas khusus yang diberikan pemerintah.

Selain dukungan keuangan, LPEI juga menyelenggarakan program pendukung ekspor. Ini mencakup pelatihan ekspor, kegiatan bisnis matching, pameran internasional, dan pengembangan pemasaran digital. Semua kegiatan dirancang untuk memperkuat kapasitas IKM dalam bersaing di pasar luar negeri.

“Selain itu LPEI juga mempunyai tugas untuk menggelar pelatihan ekspor, kegiatan bussines making, pameran internasional dan pengembangan pemasaran digital. Tujuannya untuk memangkas jarak dan waktu sehingga pelaku IKM bisa memasarkan produknya melalui gawai pribadi,” jelas Prayudha, Kamis, 29 Januari 2026. 

Pemasaran digital diharapkannya, memudahkan IKM menjangkau pembeli global secara efisien. Kerjasama antara LPEI dan IKM Palangka Raya diharapkan meningkatkan daya saing produk lokal dan meningkatkan nilai ekspor daerah. 

"LPEI akan terus mendampingi dan memberikan dukungan agar usaha lokal mampu memasuki pasar internasional dengan percaya diri," pungkasnya. (MARINI/j)