PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., kembali dipercayakan memimpin Universitas Sumatera Utara atau USU untuk periode kedua 2026–2031 setelah dilantik dalam upacara yang digelar di Auditorium USU pada Rabu, 28 Januari 2026. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USU, Jenderal Polisi (Purn.) Agus Andrianto, SH, MH., menandai berlanjutnya kepemimpinan yang fokus pada penguatan reputasi akademik dan daya saing global.

Dalam sambutannya, Prof Muryanto menegaskan, perjalanan lima tahun kepemimpinannya telah meletakkan fondasi kuat bagi USU untuk menjadi lebih kompetitif secara internasional — termasuk lonjakan peringkat di sejumlah pemeringkatan dunia. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama mengakselerasi inovasi dan kolaborasi dalam “lap kedua” kepemimpinannya menuju era hyper competition pendidikan tinggi global.

Menanggapi pelantikan dan program kerja rektor terpilih, Prof. Rahmawaty, S.Hut., M.Si., Ph.D., salah satu anggota Senat Akademik USU sekaligus profesor di bidang pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, memberikan catatan penting.

"Senat Akademik mendukung upaya memperkuat kredibilitas akademik dan jangkauan global kampus," kata Prof Rahmawaty kepada Borneonews pada Kamis, 29 Januari 2026.

Meski demikian, Anggota Dewan Guru Besar USU ini menekankan kebutuhan serupa memperkuat kualitas riset yang bersentuhan langsung dengan tantangan lokal dan isu pembangunan berkelanjutan. Ia menyoroti bahwa menjadi pemain global bukan semata soal posisi di peringkat universitas dunia, tetapi juga bagaimana USU menempatkan keunggulan risetnya dalam memberi manfaat nyata bagi masyarakat di Sumatera Utara dan Indonesia.

Prof Rahmawaty menggarisbawahi pentingnya komitmen kolektif pemerintah fakultas, senat, dan pimpinan kampus untuk merumuskan strategi riset, pembelajaran, dan pengabdian masyarakat yang tidak hanya kompetitif secara internasional, tetapi juga relevan dengan isu lingkungan, sosial, dan ekonomi lokal.

Visi yang disampaikan Prof Muryanto yakni memperkuat kolaborasi, inovasi, dan relevansi riset dalam era persaingan global sejatinya mendapat sambutan positif dari banyak pihak di lingkungan kampus. Namun, seperti ditegaskan oleh Prof. Rahmawaty dan sejumlah akademisi lainnya, realisasi visi itu membutuhkan sinergi lintas disiplin dan keberpihakan pada isu-isu strategis Indonesia, termasuk pembangunan berkelanjutan dan penguatan kapasitas riset lokal yang berdampak. (TESTI PRISCILLA/j)