BORNEONEWS, Sampit – Kepastian rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2026 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hingga kini masih belum jelas.
BKPSDM Kotim menyatakan masih menunggu petunjuk dan kebijakan resmi dari pemerintah pusat terkait pengusulan formasi.
Kepala BKPSDM Kotim, Kamaruddin Makkalepu, mengatakan sampai saat ini belum ada informasi maupun arahan teknis mengenai pembukaan rekrutmen CPNS dan PPPK 2026.
"CPNS atau PPPK belum ada informasi untuk rekrutmen," kata Kamaruddin, Kamis, 29 Januari 2026.
Ia menjelaskan, ketiadaan petunjuk tersebut membuat pemerintah daerah belum bisa mengusulkan kebutuhan formasi ASN untuk tahun anggaran 2026.
"Memang untuk rekrut CPNS dan PPPK belum ada petunjuk dari pusat untuk pengusulannya, sehingga kami belum mengusulkan formasi. Semua masih menunggu arahan kebijakan dari pemerintah pusat," tambahnya.
Meski demikian, Kamaruddin menyebut, saat ini terdapat pengangkatan CPNS yang berasal dari sekolah kedinasan. Untuk tahun ini, Pemkab Kotim menerima lulusan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN/STPDN) dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).
"Yang ada saat ini hanya dari sekolah kedinasan. Dari STPDN ada empat orang yang kita angkat menjadi CPNS, dan bulan depan ada alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat sebanyak tiga orang yang sedang dalam proses pengangkatan menjadi CPNS," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









