SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1015 Sampit akan dilaksanakan di tiga desa di Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

"Bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim, kami menetapkan tiga desa di Kecamatan Telaga Antang sebagai lokasi sasaran TMMD ke-127, yakni Desa Batu Agung, Desa Tribuana, dan Desa Bukit Indah,” kata Komandan Kodim 1015 Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, Kamis, 29 Januari 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-127 TA 2026 secara virtual di Aula B Kantor Bupati Kotim.

Rakornis yang dipimpin Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo bertujuan untuk mematangkan rencana serta kesiapan TMMD yang akan dilaksanakan serentak di 48 kabupaten/kota se-Indonesia.

Letkol Dwi Candra menjelaskan, penentuan lokasi TMMD telah melalui berbagai pertimbangan strategis, termasuk berdasarkan Indeks Desa (ID) dan Indeks Desa Membangun (IDM), sehingga program benar-benar menyasar desa yang membutuhkan percepatan pembangunan.

Dirinya sebagai Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 1015 Sampit menegaskan komitmennya untuk menyukseskan pelaksanaan program tersebut, baik kegiatan fisik maupun nonfisik.

Selain kegiatan pembangunan, TMMD ke-127 TA 2026 juga akan diramaikan dengan lomba Dansatgas terbaik serta lomba karya jurnalistik.

Kegiatan ini melibatkan insan pers dari tingkat nasional hingga daerah, mencakup media cetak, media online, media elektronik, serta penggiat media sosial. Tujuannya untuk memperluas publikasi dan menyampaikan capaian TMMD kepada masyarakat secara lebih luas.

Sementara itu, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo mengapresiasi sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung TMMD. Menurutnya, Rakornis menjadi tahapan penting untuk menyelaraskan program fisik dan nonfisik yang bersifat strategis.

"Rakornis ini krusial untuk memastikan seluruh program TMMD berjalan tepat sasaran dan mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di desa lokasi sasaran," katanya. (DEWI PATMALASARI/H)