PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) Okki Maulana memperingati Hari Primata Indonesia yang jatuh setiap tanggal 30 Januari.

Acara peringatan tahun ini menjadi momentum untuk menyoroti kondisi kelangsungan hidup berbagai jenis primata yang habitatnya banyak berada di wilayah Kalteng.

Okki Maulana menyampaikan bahwa Kalteng sebagai salah satu kawasan hutan tropis terluas di Indonesia menjadi rumah bagi berbagai spesies primata langka seperti orangutan Kalimantan, bekantan, dan lutung.

Menurutnya, keberadaan primata tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga berkontribusi pada keseimbangan ekosistem hutan yang menjadi paru-paru dunia.

"Kita harus menyadari bahwa primata adalah bagian tak terpisahkan dari keanekaragaman hayati Kalteng. Sayangnya, saat ini banyak di antara mereka yang menghadapi ancaman kepunahan akibat perusakan habitat, perburuan liar, dan perubahan iklim," ujar Okki, Jumat, 30 Januari 2026.

Politikus asal Golkar ini mengungkapkan bahwa perlindungan primata tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja.

Menurutnya, peran aktif dari masyarakat, akademisi, serta pihak swasta sangat dibutuhkan untuk menciptakan kolaborasi yang efektif dalam menjaga kelangsungan hidup satwa tersebut.

Okki juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli dan terlibat dalam upaya konservasi primata.

Ia menekankan pentingnya edukasi kepada generasi muda tentang nilai penting satwa ini, serta penerapan kebijakan yang lebih ketat dalam mengatur aktivitas yang berpotensi merusak habitat primata di Kalteng.

"Semoga Hari Primata Indonesia tahun ini dapat meningkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga dan melindungi primata. Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa anak cucu kita kelak masih bisa melihat langsung keberadaan satwa yang luar biasa ini di alam liar," pungkasnya. (PATHUR/H)