PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Sayur Sei, unit usaha pertanian modern yang bergerak di bidang budidaya sayuran hidroponik, terus menunjukkan perkembangan signifikan di Kota Palangkaraya. Usaha yang dirintis sejak 2022 oleh Muhammad Adiyat Wahyudi ini mengandalkan sistem Nutrient Film Technique (NFT) untuk menghasilkan selada dan pakcoy berkualitas tinggi secara konsisten.

Muhammad Adiyat Wahyudi selaku pemilik usaha menjelaskan bahwa penerapan instalasi guli trapesium dan talang modifikasi menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas aliran nutrisi pada tanaman. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi secara merata, sehingga kualitas hasil panen tetap terjaga.

Seiring berjalannya waktu, kapasitas produksi Sayur Sei terus meningkat hingga mencapai 11.500 lubang tanam yang tersebar di wilayah Palangkaraya dan Muara Teweh. Skala produksi ini menjadikan Sayur Sei sebagai salah satu pelaku pertanian hidroponik yang berkembang pesat di Kalimantan Tengah.

Namun, dalam menjalankan operasional, Sayur Sei tidak lepas dari berbagai tantangan teknis. Investasi modal awal yang besar, fluktuasi harga nutrisi dan benih, serta biaya energi listrik menjadi faktor yang harus dikelola secara cermat. Selain itu, kondisi cuaca ekstrem di Kalimantan Tengah turut memengaruhi pengelolaan kebun hidroponik agar pertumbuhan tanaman tetap optimal.

Meski menghadapi berbagai kendala tersebut, Sayur Sei mampu menjaga produktivitas untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Strategi pemasaran yang diterapkan pun cukup beragam, mulai dari suplai rutin ke pasar tradisional, toko frozen food, hingga penyediaan bahan baku bagi restoran dan pelaku usaha street food.

Dengan melayani penjualan dalam skema grosir dan eceran, Sayur Sei berhasil memperkuat rantai distribusi sayuran segar di tingkat lokal. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pengelolaan pertanian hidroponik secara profesional dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam pemenuhan pangan sehat dan berkualitas di daerah. (YUNISA/J)