SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur berharap mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan pemerintah daerah mendorong peningkatan kinerja serta inovasi birokrasi.

"Mutasi jabatan itu hal yang biasa. Justru perlu semangat baru, karena pejabat yang baru harus bisa menggenjot kinerja, minimal punya inovasi baru, baik kepala dinas maupun sekretaris," ujar Rudianur, Jumat, 30 Januari 2026.

Ia menegaskan, setiap pejabat yang dipercaya mengemban jabatan harus memiliki komitmen kuat untuk bekerja secara profesional, taat aturan, serta mampu membangun sinergi dengan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.

"Harus punya komitmen agar Kotim bisa maju. Bekerja dengan baik sesuai aturan, menjaga hubungan dengan masyarakat, dan bersinergi dengan semua unsur pemerintah yang ada di Kotim," ujarnya.

Rudianur, berharap mutasi jabatan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan publik dan efektivitas program pembangunan daerah.

Sebelumnya, Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat struktural, terdiri dari 11 pejabat eselon II, 42 pejabat eselon III, 30 pejabat eselon IV, serta 4 kepala puskesmas. Dari jumlah tersebut, 11 pejabat eselon II merupakan hasil seleksi terbuka yang dilaksanakan sejak 19 November 2025 hingga 5 Januari 2026. 

"Kami berharap roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal dan mampu menjawab tantangan pembangunan serta kebutuhan pelayanan masyarakat ke depan," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)